Bernyani Lagu Yamko Rambe Yamko Kelas 4 Tema 8

Daftar Isi

Sdonline.id –  Hai sobat sdonline, kali ini sdonline kembali untuk membahas Jawaban Bernyani Lagu Yamko Rambe Yamko Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2. Di mana kamu tinggal? Apakah kamu mengenal lagu daerah di lingkungan tempat tinggalmu? Keluarga besarku berasal dari Papua. Di lingkungan tempat tinggalku ada beberapa lagu daerah yang terkenal. Aku, Ayah, dan Ibuku senang menyanyikan lagu daerah. Apa lagu daerah yang sering aku nyanyikan bersama keluargaku? Ayo, pelajari materi berikut.

Jawaban Bernyani Lagu Yamko Rambe Yamko Kelas 4

Hari itu Edo mendapat tugas untuk menyiapkan sebuah lagu daerah. Lagu itu akan dinyanyikan di depan teman-teman sekelasnya. Edo dan keluarganya berasal dari Papua. Tiba tiba Edo teringat lagu daerah di lingkungan tempat tinggalnya di Papua. Edo akan menyanyikan lagu dari Papua yang berjudul ”Yamko Rambe Yamko”.

Nyanyikan lagu daerah berikut dengan penuh semangat.

Lagu yamko rambe yamko

Edo berhasil menyanyikan lagu ”Yamko Rambe Yamko” dengan baik. Saat bernyanyi, Edo memperhatikan tempo dan tinggi rendah nada. Apa kamu masih ingat tentang tempo dan tinggi rendah nada? Mari, mengingat kembali tentang tempo dan tinggi rendah nada.

Tempo adalah cepat lambatnya lagu dinyanyikan.

Tempo dibedakan menjadi tiga macam, yaitu tempo cepat, tempo sedang, dan tempo lambat. Pemilihan tempo dalam suatu lagu harus disesuaikan dengan isi lagu. Sebagai contoh, lagu yang menggambarkan keriangan biasanya menggunakan tempo cepat. Lagu untuk menidurkan bayi biasanya menggunakan tempo sedang ataupun tempo lambat.

Tinggi rendah nada

Sementara itu, tinggi rendah nada merupakan cara menyanyikan lagu sehingga menghasilkan nada tinggi ataupun nada rendah sesuai dengan notasi lagu. Berikut urutan tinggi rendah nada yang disebut tangga nada dengan notasi angka dan notasi balok.

tinggi rendah nada
tinggi rendah nada

Semakin ke kanan, nada semakin tinggi. Sebaliknya, semakin ke kiri, nada semakin rendah. Nada bertitik di bawah berarti nada rendah, nada tidak bertitik berarti nada sedang, dan nada bertitik di atas berarti nada tinggi.

Nada-nada yang bertitik di bawah disebut tangga nada oktaf rendah, nada-nada yang tidak bertitik disebut tangga nada oktaf sedang, dan nada-nada yang bertitik di atas disebut tangga nada oktaf tinggi. Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Susunan nada yang berurutan naik atau turun disebut tangga nada. Tentu saja jarak antarnada yang berurutan itu naik atau turun tertentu pula 1 2 3 4 5 6 7 1

Amatilah teks lagu “Yamko Rambe Yamko”. Identifikasi tinggi rendah nada dari notasi lagu di depan. Apa yang kamu temukan?

Nyanyikan lagu ”Yamko Rambe Yamko” bersama gurumu sesuai dengan tempo atau kecepatan dan tinggi rendah nada. Gurumu akan memberikan aba-aba tempo atau kecepatan dengan ketukan. Jelaskan tinggi rendah nada pada lagu ”Yamko Rambe Yamko”! Kamu dapat pula mengetuk tempo lagu yang dinyanyikan. Rasakan bila tempo itu dipercepat. Kamu dapat pula mengetuk tempo lagu yang dinyanyikan. Rasakan bila tempo lagu itu dipercepat.

Apa makna yang terkandung dari lagu ”Yamko Rambe Yamko”?

Makna yang terkandung dalam Lagu yamko rambe yamko adalah bercerita tentang peperangan, dimana para pejuang Indonesia ingin menjadi bunga bangsa yang dengan rela dan ikhlas berjuang dengan segenap jiwa raganya berkorban untuk mempertahankan keutuhan negara Indonesia dari penjajah.

Edo bernyanyi lagu ”Yamko Rambe Yamko” dengan penuh semangat dan percaya diri. Tidak disangka setelah semua teman-teman bernyanyi, Ibu Guru bercerita mengenai cerita rakyat Papua. Edo merasa bangga karena lingkungan tempat tinggal keluarga besarnya kaya budaya. Ada lagu daerah dan juga cerita rakyat. Berikut cerita yang disampaikan Ibu Guru.

Ayo Membaca

Bacalah cerita rakyat berikut.

Kasuari dan Dara Makota

Kasuari memiliki badan besar dan sayap lebar. Dia mampu terbang tinggi. Namun, Kasuari amat serakah. Dia memetik banyak sekali buah yang telah masak. Buah-buahan itu disembunyikan di bawah sayapnya sehingga burung-burung lain tidak kebagian. Burung-burung lain mengetahui keserakahan Kasuari. Oleh karena itu, tidak seekor burung pun mau berteman dengannya. Meski demikian, Kasuari tidak memedulikannya.

Lama-kemalaan Kasuari semakin serakah. Tidak hanya buah buahan di pohon saja yang diambilnya, tetapi juga buah-buahan yang jatuh ke tanah. Burung-burung lain pun jengkel. Mereka mencari cara agar Kasuari sadar dari sifat serakahnya.

”Bagaimana jika lomba terbang? Siapa yang mampu terbang tinggi dan paling jauh, dialah pemenangnya. Kalau Kasuari kalah, dia tidak boleh mencurangi kita lagi,” usul Dara Makota.

”Siapa yang bisa melawan Kasuari? Badannya besar. Sayapnya lebar. Sekali mengepakkan sayap, dia pasti bisa terbang jauh. Kita tidak akan menang,” jawab Pipit pesimis.

”Ingat, kita harus menggunakan akal. Serahkan semuanya kepadaku. Aku akan melawannya dalam perlombaan ini,” kata Dara Makota sambil tersenyum. Dia berusaha meyakinkan teman-temannya.

Teman-teman Dara Makota saling berpandangan. Mereka bertanyatanya dalam hati. Mungkinkah Dara Makota yang bertubuh kecil dapat mengalahkan Kasuari yang besar?

Dara Makota menyampaikan tantangannya kepada Kasuari. Kasuari menyetujui tantangan Dara Makota. Saat pertandingan tiba, semua burung hadir untuk menyaksikan.

Dengan sombongnya Kasuari menertawakan Dara Makota. ”Sudahlah, kamu menyerah saja daripada mendapat malu,” ejek Kasuari.

Dara Makota bergeming. ”Siapa yang tertawa belakangan, dia yang menang,” sahut Dara Makota.

Kasuari dan Dara Makota pun bertanding. Mereka melesat dengan kencang. Kasuari terbang cepat sekali. Sesekali Kasuari menoleh Dara Makota yang berada di belakangnya. Dia takut jika Dara Makota menyusulnya.

Saat asyik menoleh, tiba-tiba… BRAAK…. Kasuari menabrak batang pohon. Sebelah sayapnya pun patah. Semua yang hadir tertegun, tetapi Kasuari tak mau menyerah. Dia berusaha bangkit dan mengepakngepakkan sayapnya. Sayangnya, dia terus terjatuh dan menggelepar di tanah. Sementara itu, Dara Makota terus melesat jauh meninggalkan Kasuari.

Kasuari hanya dapat memandang Dara Makota dengan rasa malu. Sekarang dia baru tahu rasanya menjadi makhluk lemah. Selama ini dia selalu merasa menjadi burung terhebat. Namun, dalam sekejap dia tidak mampu terbang lagi.

Beberapa burung lain turun ke tanah. Mereka membantu Kasuari. Kasuari semakin malu karena selama ini dia telah mencurangi mereka.

Sejak saat itu, Kasuari sadar dan mengubah perilakunya. Namun sayang sekali, sejak saat itu pula Kasuari tidak bisa terbang lagi. Dia harus mencari makan di tanah.

Disadur dari: Dian K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2014.

Pada Pembelajaran 1 telah dijelaskan bahwa cerita Asal Mula Telaga Warna merupakan cerita fiksi. Cerita yang diceritakan Ibu Guru di atas juga merupakan cerita fiksi. Ayo, melakukan kegiatan berikut.

Siapa saja tokoh-tokoh dalam cerita tersebut? Sebutkan tokoh-tokoh dalam cerita. Kemudian, ceritakan secara lisan cerita tersebut di depan teman-teman dan gurumu.

Tokoh –tokoh yang ada pada cerita diatas adalah Kasuari, Dara Mahkota, Pipit

Menceritakan kembali
Kasuari adalah burung yang memppunyai badan besar dan sayap yang lebar. Akan tetapi dia sangat serakah dan pelit terhadao teman-temannya. Dia mengambil semua buah yang ada di pohon dan berjahuhan di tanah. Ini membuat geram burung lainnya.

Akhirnya tercetus ide dar dara mahkota untuk menyampaikan tantangan lomba terbang kepada kasuari. Pipit pesimis karena burung kasuari pasti lebih cepat ketika terbang. Akan tetapi dara mahkota tidak bergeming dan tetap menantang kasuari.

Lomba terbang pun dilaksanakan. Kasuari mengejek dara mahkota agar menyerah saja, tetapi dara mahkota tetap melanjutkan lomba. Kasuari terbang melesat meninggalkan dara mahkota. Sesekali dia melihat kebelakang memastikan dara makota tidak menyalipnya. Ketika sedang melihat ke belakang, kasuari menabrak dengan keras dan menyebabkan sayapnnya terluka.

Dara mahkota lalu menyalipnya dan memenangkan perlomban. Kasuari sangat malu karena sikapnya yang sangat sombong. Sejak hari itu kasuari merubah skapnya menjadi lebih baik lagi. Namun sayangnya kasuari tidak bisa lagi terbang.

Ada berbagai jenis cerita fiksi, di antaranya cerita rakyat, cerpen, dan novel. Adapun jenis cerita rakyat antara lain cerita jenaka, mite, fabel, legenda, dan saga.

Carilah informasi tentang jenis-jenis cerita fiksi berikut!

a. Cerita jenaka adalah

cerita rakyat yang mengandung unsur jenaka atau lucu. Dibuat dengan unsur-unsur komedi agar menghibur pembacanya.selain utnuk menghibur juga sebagai bentuk kritik terhadap anggota masyarakat dan juga memberikan nilai pendidikan.

Contoh: cerita kabayan,

b. Mite adalah

cerita rakyat yang mengandung unsur sejarah dan dipercaya terjadi pada massa lampau. Biasanya berisi kejadian-kejadian ajaib yang diluar nalar.tokohnya biasanya diisi oleh orang-orang luarbiasa dan juga makhluk gaib.

Contoh: Cerita Nyai Roro Kidul (Ratu Laut Selatan), Cerita Joko Tarub, Cerita Dewi Nawang Wulan

c. Fabel adalah

cerita dengan tokoh pemerannya adalah hewan-hewan. Bercerita tentang kehidupan sehari-hari yang memberikan nilai pengajaran kepada kita dari tokoh-tokoh hewan yang ada.

Contoh: si kancil, semut dan merpati, kasuari dan dara merpati, dll

d. Legenda adalah

cerita rakyat yang mirip dengan mite tetapi tidak dianggap suci dan oleh yang bercerita. Legenda dianggap sebagai suatu kejadian yang benar terjadi yang dilengkapi dengan bumbu-bumbu agar menarik.

Contoh : Lutung Kasarung dari Jawa Barat, Sangkuriang, Rara Jonggrang

e. Saga adalah

cerita atau dongeng yang mengandung unsur sejarah. Biasanya memuat tentang keberanian, atau sikap kepahlawanan seorang tokoh

Contoh: Hang Tuah, Ciung Wanara, Calon Arang,

f. Cerpen adalah

kepanjangan dari cerpen adalah cerita pendek merupakan cerita narasi fiktif yang bertujuan untuk menghibur dan menberikan nilai pendidikan. Ceritanya singkat dan padat langsung kepada permasalahan dan pemecahannya.

Contoh: malas sekolah, keluarga idaman, aku sang penerbang

g. Novel adalah

hampir sama dengan cerpen, novel merupakan cerita narasi fiktif yang diceritakan dengan bentuk lebih panjang, biasanya dipisahkan oleh bab-bab.

Contoh: laskar pelangi, sanag pemimpi, negeri 5 menara

percobaan mendorong meja

Tulislah hasil percobaanmu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

1. Apa perbedaan yang kamu rasakan saat mendorong meja sendiri dan berdua?

Jawab : ketika mendorong meja berdua, lebih terasa ringan dibandingkan ketika mendorong sendirian

2. Bagaimana pergerakan meja saat didorong sendiri dan berdua?

Jawab : pergerakan yang dihasilkan lebih cepat bergerak

3. Apa kesimpulanmu dari percobaan ini?

Jawab : Semakin banyak gaya yang diberikan terhadap suatu benda, maka gerakan yang dihasilkan akan semakin cepat

Kesimpulan

Demikian tadi pembahasan Jawaban Bernyani Lagu Yamko Rambe Yamko Kelas 4 Tema 8 Subtema 1 Pembelajaran 2. Semoga bermanfaat bagi sobat semua dan dapat membantu menjawab pertanyaan yang ada pada buku. Nantikan pembahasan selanjutnya di sdonline.id.

0

Materi Terkait


Tinggalkan komentar